Seperti kita ketahui bahwa balita dan anak banyak menghabiskan waktu mereka untuk bermain dan berimajinasi. Dalam tahapan pertumbuhannya tersebut, kedua hal itu dapat menunjang pembentukan pola pikir anak. Sebab itu, memberikan mainan dan beragam aktivitas yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak tersebut penting. Mulai dari memberikan mainan yang merangsang motorik dan kemampuan problem solving-nya, hingga memberikan beberapa pengetahuan tambahan terkait keilmuannya.

Salah satu kegiatan yang dilakukan dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan pola pikir anak adalah memberikan dongeng anak. Dimana memberikan dongeng anak sendiri dapat dilakukan menjelang tidur maupun ketika anak sedang bermain. Kegiatan memberikan dongeng anak dapat diberikan melalui bantuan video maupun dapat dilakukan melalui pembacaan buku dongeng anak secara langsung.

Ulasan Poin Penting Memberikan Dongeng Anak

Berikut ini merupakan beberapa ulasan poin penting memberikan dongeng anak dalam masa pertumbuhannya terutama saat golden years anak tersebut :

1. Mendukung kemampuan Bahasa anak

Kegiatan rutin membacakan dongeng mampu mendukung pemahaman kosakata pada anak. Dengan menceritakan beberapa dongeng maka anak akan bertanya apa arti kata atau kalimat tersebut sehingga mampu menjadi pengenalan Bahasa yang baik untuk anak. Selain itu kegiatan ini juga mampu menumbuhkan curiosity anak dan kemampuan berpikir kritis pada anak. Sehingga sesi dongeng anak cukup memiliki peran penting.

2. Mendukung perkembangan daya ingat anak

Melalui pembacaan dongeng anak, maka anak akan mengingat setiap detail cerita yang diberikan dengan merekamnya dalam memorinya. Hal ini dikarenakan beberapa hal yang didengar mampu direkam otak menjadi memori sehingga menunjang daya ingat anak. Melalui kegiatan ini, anda bisa mendukung perkembangan kecerdasan daya ingat anak sedari dini.

3. Melatih kemampuan konsentrasi anak

Proses pembacaan dongeng anak yang dilakukan akan membuat anak mendengarkan anda ataupun mendengarkan sumber suara yang membacakan dongen tersebut. Kemudian dengan pembacaan dongeng maka anak akan berlatih memperhatikan dan focus terhadap apa yang sedang mereka lakukan. Sehingga kegiatan membacakan dongeng anak ini penting dilakukan pada golden years maupun saat masa pertumbuhannya.

4. Mendukung kemampuan imajinatif, emosi dan sosial anak

Unsur yang ditonjolkan dalam memberikan dongeng anak adalah kemampuan imajinatif anak. Dimana anak akan mengimajinasikan cerita yang diberikan dalam kepalanya. Selain itu, dongeng anak juga mendukung pemahaman emosi dan sosial kepada anak dalam bertindak dan merespon suatu kejadian. Sebab itu, penting bagi anda mendampingi anak ketika membacakan dongeng dan memberikan penjelasan. Terlebih penting bagi anda untuk menyesuaikan usia anak dengan dongeng yang diberikan.

5. Memberikan pengetahuan baru pada anak

Melalui pemberian dongeng anak, anda dapat mengenalkan beragam wawasan baru. Hal ini dikarenakan dongeng yang diberikan dalam berbagai sumber dan menceritakan beragam kisah keseharian maupun kisah seputar pengetahuan baru kepada anak. Jadi meskipun tidak berkeliling dunia, anak memiliki pengetahuan yang baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *